Supply Chain Management

Supply chain adalah jaringan perusahaan – perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir (dalam hal ini konsumen). Perusahaan-perusahaan tersebut biasanya termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau pengecer, serta perusahaan – perusahaan pendukung seperti perusahaan jasa logistik.

Berdasarkan pendapat Turban, Rainer, Porter (2004, p321), terdapat tiga macam komponen dalam supply chain, yaitu :

1.   Rantai Persediaan Hulu (Upstream Supply Chain)

Bagian hulu (upstream) dari supply chainmeliputi aktivitas dari suatu perusahaan manufaktur dengan para penyalurannya (dapat berupa manufaktur, assembler, dan atau kedua-duanya) dan koneksi mereka kepada para penyalur mereka (penyalur second-tier). Hubungan para penyalur dapat diperluas kepada beberapa strata, semua jalan dari asal material (contohnya : bijih tambang,pertumbuhan tanaman). Didalam rantai persediaan hulu (upstream supply chain), aktivitas yang utama adalah pengadaan.

2.   Manajemen Rantai Persediaan Internal (Internal Supply Chain Management)

Bagian internal dari supply chain meliputi semua proses pemasukan barang ke gudang yang digunakan dalam mentransformasikan masukan dari hilir ke hulu. Di dalam manajemen rantai persediaan internal, perhatian utamanya antara lain: produksi, pabrikasi, dan pengendalian persediaan.

3.   Rantai Persediaan Hilir (Downstream Supply Chain)

Bagian Hilir (downstream) supply chain meliputi semua aktivitas yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir. Di dalam rantai persediaan hilir, perhatian utamanya diarahkan pada distribusi, pergudangan, transportasi, dan pelayanan.

 

Supply Chain Management

Leave a Reply

Your email address will not be published.