E-Commerce

Bisnis-online

“E-Commerce : salah satu bentuk revolusi perdagangan.”

 

E-Commerce menciptakan suatu cara baru dalam menjalankan bisnis, sesuatu yang dapat menghubungkan produsen, penjual, dan pelanggan menggunakan teknologi dengan cara yang tidak pernah terwujudkan sebelumnya.

 

Perusahaan-perusahaan yang sukses sebagian besar menggunakan internet, bukan hanya sekedar media periklanan atau alat pemasaran, melainkan sebagai mekanisme untuk merubah perusahaan meraka dan merubah apapun tentang cara mereka melakukan bisnis.

E-Commerce telah meluncurkan sebuah revolusi. Seperti revolusi-revolusi sebelumnya di dalam dunia bisnis, beberapa pemain lama banyak digulingkan dan pemimpin-pemimpin baru yang muncul. Yang keluar sebagai pemenang adalah yang bisa menelusuri peluang-peluang bisnis baru , meningkatkan cara-cara untuk merancang pekerjaan, dan melakukan cara-cara yang lebih baik dalam mengorganisasi dan menjalankan bisnis mereka.

 

Walaupun E-Commerce sudah sangat popular, namun bisnis dasar (Business Basics) tetap berlaku, baik untuk perusahaan yang ada di Web ataupun yang tidak. Perusahaan yang menganut E-Commerce tetap harus menjaga pelanggan mereka dan mendapatkan keuntungan untuk tetap berada di bisnis yang stabil.

 

Pengaruh E-Commerce sangatlah tinggi terhadap penjualan, baik penjualan online ataupun offline. Beberapa poin penting dalam E-Commerce adalah:

1.   Harga: Semua menjadi lebih transparan. Pembeli bisa membandingkan harga untuk barang atau jasa yang sama atau sejenis dari beberapa perusahaan yang berbeda di seluruh dunia.

 

2.   Pembeli yang cerdas: Pada masa sekarang ini, penjual berhadapan dengan para pembeli yang lebih terbekali informasi dan lebih sadar akan perbandingan harga dan fitur dari barang yang akan mereka beli.

Membuat para penjual harus menekankan beberapa faktor lain, seperti servis yang baik dan kenyamanan demi membangun hubungan yang baik dan bertahan lama.

 

3.   Bisnis offline dan online saling berhubungan : 67% dari pembeli online melakukan pencarian Web karena           terpapar iklan-iklan offline dari perusahaan tersebut. Trend ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu memasarkan produk dan jasa mereka dengan melakukan multi-channel pendekatan penjualan, termasuk Web salah satunya.

 

Bedasarkan hasil survey Nielsen mengenai tren e-commerce secara global, menunjukkan bahwa 86% dari populasi online di dunia telah menggunakan internet untuk melakukan pembelian, meningkat dari 40% di tahun 2006. Barang yang sering dibeli melalui online adalah computer hardware and software, tiket untuk acara-acara entertainment, buku, music, DVD, kartu ucapan, mainan, video games, dan produk bayi.

 

Segala perusahaan baik yang besar maupun yang kecil berlomba-lomba untuk menetapkan kehadiran mereka dalam Web karena disitulah para pembeli mereka. Para pembeli menggunakan internet jauh lebih cepat dibandingkan dengan inovasi-inovasi besar lainnya, seperti computer, electricity, dan tenaga uap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.