Perkuat Kreatifitas Individu

kreatifitas“Ketika memulai sesuatu yang kreatif, seharusnya tidak ada ide-ide yang dianggap bodoh.”

 

Tulisan sebelumnya yang saya posting berjudul Memperkuat Kreativitas Organisasional, dimana artikel tersebut lebih menjelaskan bagaimana cara pengusaha membuat karyawan dan pegawainya mengembangkan dan membudayakan suasana kreatif.  Setelah para pengusaha mampu menciptakan lingkungan kreativitas di dalam organisasi mereka dengan menggunjakan teknik-teknik yang sudah disebutkan di atas, mereka juga bisa memperkuat kreativitas mereka sendiri dengan menggunakan teknik-teknik berikut ini:

 

1.   IZINKAN DIRI ANDA UNTUK MENJADI KREATIF

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwasanya salah satu dari penghalang utama seseorang menjadi tidak kreatif adalah ketika orang tersebut percaya bahwa dirinya bukanlah orang yang kreatif. Dengan mengizinkan diri Anda untuk menjadi orang yang kreatif merupakan tahapan awal menuju pola pikir yang membuat Anda menjadi kreatif. Ketika memulai sesuatu yang kreatif, seharusnya tidak ada ide-ide yang dianggap bodoh.

 

2.   BIARKAN PIKIRAN ANDA MEMPEROLEH PEMASUKAN YANG SEGAR SETIAP HARI.

Untuk menjadi kreatif, pikiran Anda membutuhkan stimulus. Lakukan sesuatu yang berbeda setiap hari—dengarkan stasiun radio yang baru, berjalan-jalan di taman, atau berbelanja, atau mengambil majalah yang belum pernah dibaca.

 

3.   LAKUKAN PENGAMATAN TERHADAP PRODUK ATAU JASA DARI PERUSAHAAN LAIN, KHUSUSNYA PRODUK ATAU JASA MEREKA YANG ADA DI DALAM PASAR YANG SANGAT BERBEDA.

Pengusaha yang kreatif sering meminjam ide dari perusahaan yang memiliki bisnis yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bisnisnya sendiri. Pada tahun 1950-an, Ruth dan Elliott Handler, pendiri Mattel Inc., menggambarkan inspirasi untuk boneka best-seller nya di sepanjang waktu, Barbie (sebuah nama setelah anak perempuan Handler), dari sebuah boneka yang disebut Lili yang memiliki karakter khusus di dalam komik Jerman, dan meminjam ide pakaiannya dari stylish yang ada digambar yang popular pada masa itu.

 

4.   AKUI KEKUATAN KREATIF DARI SEBUAH KESALAHAN.

Inovasi terkadang muncul dari hasil pencaharian yang tidak disengaja saat mencari sesuatu yang lain. Ia juga terkdang muncul sebagai hasil dari sebuah kesalahan. Orang yang kreatif mengakui bahwa  kesalahan-kesalahan mereka bias mengarahkan menuju ide-ide baru, produk, dan jasa yang baru.

 

5.   PERHATIKAN APA YANG HILANG.

Terkadang, pengusaha melihat peluang bisnis ketika memperhatikan apa yang terlewatkan atau hilang. Langkah pertama adalah menentukan apakah pasar untuk produk atau jasa yang hilang itu benar-benar ada, yang biasanya dijadikan sebagai salah satu target untuk membangun rencana bisnis.

 

 6.   SELALU MILIKI JURNAL YANG DEKAT DENGAN ANDA UNTUK MUDAH MENCATAT PEMIKIRAN ATAU IDE ANDA.

Ide-ide yang kreatif sangat mahal untuk hilang begitu saja. Jadi selalu miliki jurnal yang dekat dengan anda sehingga memudahkan bagi Anda untuk mencatat ide-ide saat ia muncul. Leonardo Da Vinci adalah orang yang terkenal dengan penulisan ide-idenya ketika ia menemukannya.

 

 7.   DENGARKAN ORANG LAIN

Tidak ada aturan kreativitas yang menyatakan bahwa ide haruslah muncul dari diri Anda sendiri. Terkadang ide-ide bisnis yang terbaik datang dari orang lain, tetapi pengusaha adalah orang yang menindak-lanjutinya.

 

8.   DENGARKAN KONSUMEN

Sebagian dari ide-ide bagus tentang produk atau jasa yang baru atau aplikasi yang baru dari produk yang sudah ada berasal dari konsumen perusahaan. Pengusaha yang mengambil waktu untuk bias mendengarkan konsumennya sering mendapatkan ide-ide yang sebelumnya tidak tertangkap olehnya. Di Lush cosmetics, pendiri Mark Constantine sering menggambarkan ide-ide untuk produk yang baru atau nama-nama produk justru berasal dari para konsumen loyalnya di dalam ruang berbicara perusahaan.

 

9.   BERBICARALAH DENGAN ANAK.

Ketika kita tumbuh dewasa, kita belajar untuk menyesuaikan diri dengan ekspektasi masyarakat tentang banyak hal, termasuk solusi kreatif untuk sebuah permasalahan. Anak-anak jarang sekali menempatkan pembatas di dalam pemikiran mereka, sehingga  mereka hampir memiliki kreativitas yang tak terbatas. Karena merasa frustasi akibat tidak mampu menggunakan potongan-potongan kecil crayon, Cassidy Goldstein yang berusia sebelas tahun membuat pemegang crayon dari plastic yang sekarang terjual di toko-toko di sepanjang AS. Terinspirasi oleh plastic yang digunakan untuk menjaga agar bunga tetap segar di dalam transportasi, Goldstein mengembangkan plastic yang mampu untuk memegang crayon, tak peduli seberapa kecil ia.

 

10.   LAKUKAN HAL-HAL YANG LUAR BIASA DENGAN CARA YANG TIDAK BIASA

Para ahli mengatakan bahwa melalui sesuatu di luar kebiasaan bisa menstimulasi munculnya kreativitas. Scott Jones, seorang pengusaha sering melibatkan dirinya untuk masuk ke dalam perilaku yang dianggap masyarakat sebagai perilaku yang aneh; makan tanpa alat, nonton Tivi sambil duduk dengan satu kaki menjauh dari layar, atau mandi dengan menutup mata. “Apapun yang saya lakukan itu normal. Saya hanya melakukan hal dengan cara berbeda untuk mengetahui apa yang nanti akan terjadi.”

 

11.   MILIKI KOTAK MAINAN DI DALAM KANTOR ANDA.

Kotak tersebut mungkin mencakup objek-objek yang lucu, seperti yoyo, kompas, atau item lainnya. Ketika Anda merasa bingung, ambil item tersebut secara acak dari kotak mainan Anda dan berpikirlah tentang bagaimana item tersebut berhubungan dengan permasalahan yang Anda hadapi.

 

12.   JANGAN MEMBUANG IDE YANG TAMPAKNYA “BURUK.”

Sebagian ide mungkin tampaknya tidak bisa dijalankan, entah terlalu mahal atau terlalu bodoh untuk dikerjakan. Tapi, pengusaha yang kreatif tidak membuang ide yang tampaknya terlihat “buruk”. Tapi, ia akan bertanya, “Bagian manakah dari ide ini yang bisa aku bangun sesuatu di atasnya?” dan “Apa yang perlu aku rubah sehingga ide ini dapat berjalan?” Mereka sadar bahwa ide yang tampak terlihat “bodoh” bisa jadi menjadi titik awal bagi munculnya ide yang bagus.

 

13.   BACALAH BUKU UNTUK MENSTIMULASI KREATIVITAS ATAU AMBILLAH KELAS TENTANG KREATIVITAS.

Berpikir kreatif adalah teknik yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Memahami untuk kemudian mengaplikasikan prinsip-prinsip kreativitas bisa memperbaiki kemampuan untuk mengembangkan ide yang baru dan inovatif.

 

14.   AMBIL WAKTU REHAT.

Relaksasi merupakan hal yang sangat vital di dalam proses kreatif. Menjauh dari permasalahan bisa memberikan pikiran waktu untuk merefleksikan diri. Pada saat inilah, terkadang pikiran bawah sadar akan memunculkan ide-ide kreatif menyangkut permasalahan yang sedang dihadapi. Sebuah studi mengatakan bahwa 35 persen dari pengusaha berkata bahwa mereka menemukan ide-ide bagus justru ketika lepas dari pekerjaan.

 

15.   TEKUNLAH.

Pengusaha tahu bahwa salah satu rahasia keberhasilan adalah ketekunan. Dua belas penerbit telah menolak karya manuskrip J.K.Rowling tentang penjelajahan seorang bocah dan teman-temannya, dimana penulisannya dimulai sejak ia berusia 25 tahun ketika ia menjadi orangtua tunggal yang ingin meningkatkan kesejahteraan anak-anaknya. Kemudian, blomsbury, penerbit kecil di London, setuju mempublikasikan 1000 kopi Harry Potter and the Philosopher’s Stone. Bagian keenam dari seri Harry Potter milik Rowling terus terjulah lebih dari 200 juta kopi di seluruh dunia dan membuat penulisnya menjadi seorang milioner.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.